Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan impor untuk memenuhi komoditas beras bukan solusi. Terlebih, petani di sejumlah daerah sedang memasuki masa panen.
Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyatakan, pemimpin itu satunya kata dan perbuatan. Kalimat bijak sederhana tersebut benar-benar ditunjukkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati....
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) merespons rencana impor 1 juta ton beras yang akan dilakukan dalam waktu dekat oleh Kementerian Perdagangan.
Anggota Komisi VI DPR, Singgih Januratmoko mendukung rencana pemerintah yang bakal mengimpor kembali beras dalam waktu dekat sebesar 1 juta-1,5 juta ton.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meyakini pemerintah pusat tidak akan terburu-buru mengambil keputusan impor beras. Sebab itu, Ganjar meminta para petani untuk tidak khawatir terkait isu impor beras....
PDI Perjuangan (PDIP) sangat menyesalkan sikap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang sepertinya ngotot impor beras dan garam, dan mengabaikan koordinasi dengan jajaran kementerian terkait, termasuk....
Rencana pemerintah pusat mengimpor 1 juta ton beras mendapat kritikan dari sejumlah kalangan, termasuk dari anggota Komisi B DPRD Jatim) Ahmad Athoillah.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menolak keras rencana pemerintah Indonesia yang ingin mengimpor beras satu juta ton dari Thailand karena sangat merugikan petani Indonesia.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meyakini pemerintah pusat tidak akan terburu-buru mengambil keputusan impor beras. Sebab itu, Ganjar meminta para petani
Pemerintah cenderung cengeng dalam masalah beras. Begitu harga bergerak naik, atau timbul kekurangan pasokan, jalan pintas yang diambil adalah impor beras.
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengaku bahwa dirinyalah yang ingin melakukan impor beras. Menurutnya, stok beras di dalam negeri saat ini sedang menipis.
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan impor beras jika stok dalam negeri bisa dipenuhi oleh para petani.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menolak tegas rencana pemerintah melakukan impor beras. Pemerintah diminta mengkaji kembali rencana tersebut karena bisa berdampak terhadap petani.
Pengamat pertanian Khudori menilai, dari sisi momentum dan waktu melakukan impor di awal tahun dinilai kurang tepat. Menurutnya, hal ini menyakiti petani.