DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT) masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021 bersama 33 RUU lainnya pada Selasa 23 Maret lalu.
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto meminta pemerintah konsisten meningkatkan bauran listrik sumber energi baru terbarukan (EBT) melalui berbagai kebijakan inovatif dan sistem insentif.
Ada banyak alternatif Energi Terbarukan untuk memenuhi target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025, namun PLTS terutama PLTS Atap adalah salah satu kunci untuk memenuhi target....
Untuk memperkuat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT, PT Pertamina (Persero) menggalang kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kolaborasi dilakukan melalui bidang Pendidikan, Penelitian....
Ketentuan yang mengatur penyiapan kandidat proyek pembangkit listrik energi terbarukan sampai studi kelayakan perlu dicantumkan dalam RUU Energi Baru Terbarukan.
Pengamat mengatakan, pemerintah harus mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) untuk menggantikan energi batu bara yang selama ini menjadi sumber energi primer untuk ketenagalistrikan.
Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan Indonesia masih terus tergantung dengan energi fosil yang sebagian besar justru diimpor. Padahal di negara lain sudah mulai beralih ke EBT.
Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur pembelian tenaga listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) dengan harga yang kompetitif hingga kini belum juga terbit.
Pemerintah terus memaksimalkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Adapun realisasi kapasitas pembangkit listrik EBT hingga tahun 2020 mencapai 10.467 MW.
Pelindo III teken kerja sama dengan PT Pertamina dan PT Wilmar Nabati Group guna mengefisienkan biaya pengangkutan material bioenergi FAME (Fatty Acid Methyl Esther).
Pemerintah sedang menyiapkan berbagai perangkat pendukung, khususnya Rancangan Peraturan Presiden untuk menambah daya tarik investasi bagi energi terbarukan.
Sebagai salah satu program akselerasi energi baru dan terbarukan, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terus digenjot untuk mendongkrak kenaikan angka bauran energi baru terbarukan (EBT).
Pemerintah terus berupaya melaksanakan berbagai program percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) agar target 23% EBT pada bauran energi nasional tahun 2025 tercapai.
DJEBTKE KESDM bekerja sama dengan UNDP melalui proyek Market Transformation through Design and Implementation of Appropriate Mitigation Actions in Energy Sector (MTRE3)
Kementerian ESDM mengakui rancangan Perpres tentang Harga Energi Baru Terbarukan (EBT) tidak menjamin target bauran EBT 23% akan terealisasi di tahun 2025.
Apindo mengakui bahwa transformasi energi fosil ke EBT pasti akan terjadi. Sayangnya, pemerintah belum memiliki rencana yang jelas dalam transisi energi tersebut.
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) melaporkan bahwa masalah ketahanan energi di dalam negeri cukup pelik. Pasalnya disamping minyak bumi akan habis juga pengembangan EBT boleh....