Situasi politik nasional yang tidak kondusif menjelang Pemilu 2024 dinilai karena adanya keterlibatan relawan dan buzzer politik yang ikut memanaskan suasana di berbagai platform media sosial.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara soal pemberitaan yang tersebar di media YouTube. Dalam pemberitaan tersebut namanya disebut-sebut meminta....
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) tidak mau ambil pusing terhadap serangan membabi buta yang dilakukan para buzzer di media sosial (medsos) Twitter.
Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri mengaku masih melihat buzzer-buzzer yang secara sengaja menciptakan polarisasi di tengah masyarakat.
Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti fenomena buzzer yang belakangan kerap diperbincangkan. Di mana pengertian buzzer dialamatkan ke yang mendukung pemerintah.
Politikus PKS Mardani Ali Sera membantah tudingan Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago yang menyebut parpol di luar pemerintah atau oposisi punya lebih banyak buzzer.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selalu bijak dalam menanggapi kritikan buzzer di medsos. Hal demikian disampaikan oleh Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mempersilakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta membentuk cyber army atau pasukan siber untuk melawan buzzer yang menyerang ulama dan Gubernur....
Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta membentuk cyber army atau pasukan siber untuk melawan buzzer yang menyerang ulama dan membela Gubernur Anies Baswedan.
Menko Polhukam Mahfud MD memastikan pemerintah saat ini sama sekali tidak memakai jasa buzzer guna melakukan kontra narasi terhadap suara-suara kritis.