Harga minyak goreng kemasan sederhana atau Minyakita mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp16.000 per liter, Satgas Pangan ungkap yang menjadi penyebabnya.
Penjual merapikan stok Minyakita di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/3/2023). Stok dan harga Minyakita di Pasar Kramat Jati menjelang bulan Ramadan masih aman. Minyakita dijual sesuai Harga....
Pedagang pasar tradisional mengeluhkan minimnya pasokan Minyakita. Padahal, permintaan minyak goreng subsidi tersebut semakin meningkat jelang Ramadan.
Disdag Gunungkidul kembali melakukan operasi pasar minyak goreng untuk mengatasi kelangkaan stok. Kali ini pendistribusian Minyakita dilakukan di Pasar Playen dan Argosari Wonosari.
Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2023 digelontorkan minyak goreng curah rakyat dan minyak goreng kemasan rakyat Minyakita dengan total hingga 24 Februari 2023 mencapai 6.230.703 liter.
Minyakita yang semestinya dibanderol sesuai HET Rp14.000 per liter nyatanya sulit didapat. Di Pasar Jaya Ciracas, Jakarta Timur, Minyakita dijual Rp17.000.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha menegaskan akan menindaklanjuti aksi pemalsuan merek Minyakita menjadi Minyak Kita yang baru-baru ini terjadi di Jawa Tengah.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan dua kementerian mengenai pelanggaran yang terjadi pada Minyakita.
Pedagang mengkritisi aturan Kementerian Perdagangan (Kemendag) soal pembatasan penjualan Minyakita dari pengecer kepada konsumen maksimal 2 liter per orang per hari.
Pembelian Minyakita yang dibatasi 2 liter per orang dalam sehari menuai kritik. Hal ini juga disuarakan ibu rumah tangga di Bekasi. Kebanyakan mereka membeli minyak goreng bukan hanya untuk konsumsi keluarga.
Kementerian Perdagangan melaporkan, distribusi Minyakita di Pasar Gayamsari, Semarang, terpantau aman dan tercukupi sehingga masyarakat tak perlu khawatir.
Masyarakat di kawasan pasar tradisional Sungaibahar, Kabupaten Muarojambi Jambi sudah sejak dua bulan ini kehilangan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita.